JELAJAH | Susur Alam Balikpapan: Petualangan Seru di Mangrove Center dan Hutan Lindung Sungai Wain

  December 18, 2024
JELAJAH | Susur Alam Balikpapan: Petualangan Seru di Mangrove Center dan Hutan Lindung Sungai Wain

  December 18, 2024

Di tengah riuhnya Kota Balikpapan, tersembunyi dua destinasi alam yang menawarkan keindahan dan keunikan: Mangrove Center Graha Indah dan Hutan Lindung Sungai Wain. Keduanya bukan hanya sekadar tempat wisata, tetapi juga pintu masuk menuju kekayaan ekosistem Kalimantan. Dari bekantan yang bermain di antara pohon-pohon mangrove, hingga jalur hutan tropis yang membawa ke suasana alam yang damai, setiap sudutnya menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan. Mari kita telusuri dua surga hijau ini dan temukan cerita yang menjadikan Balikpapan begitu istimewa.

 

Mangrove Center Graha Indah: Menyatu dengan alam di tengah hutan mangrove

 

Bayangkan ketika Perwira berjalan menyusuri jalan setapak kayu yang membentang di tengah hutan mangrove yang hijau dan subur. Mangrove Center Graha Indah, yang terletak di Balikpapan Utara, adalah tempat yang menyuguhkan pemandangan alam yang begitu menawan. Hanya sekitar 30 menit dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Perwira sudah bisa menikmati pengalaman mendalam tentang ekosistem mangrove yang sangat vital.



Mangrove bukan hanya pohon biasa. Pohon-pohon ini memiliki akar yang unik dan dapat tumbuh di perairan payau yang tercemar. Keberadaan mereka sangat penting untuk melindungi garis pantai, mencegah erosi, dan menyaring polutan dari air laut. Mangrove juga menyediakan habitat untuk berbagai jenis satwa, termasuk burung langka dan primata seperti bekantan yang terancam punah.

 

Aktivitas seru yang bisa Perwira lakukan di Mangrove Center:

 

Jelajahi hutan mangrove dengan perahu

Salah satu aktivitas utama di Mangrove Center Graha Indah adalah berkeliling hutan mangrove dengan menggunakan perahu tradisional. Menaiki perahu di antara pepohonan mangrove akan memberi pengalaman yang sangat menyenangkan. Dalam perjalanan ini, Perwira bisa menikmati suasana alam yang tenang dan melihat langsung keindahan akar pohon mangrove yang menjalar ke dalam air.

 

Waktu terbaik untuk berwisata perahu adalah pagi atau sore hari, ketika udara lebih segar dan satwa mulai terlihat lebih aktif. Jangan kaget kalau Perwira melihat berbagai jenis burung atau bahkan  sekawanan ikan yang berenang di sekitar akar pohon mangrove.

 

 

Amati satwa liar dan burung eksotis

 

Mangrove Center Graha Indah adalah tempat yang sangat cocok bagi para pengamat burung. Perwira bisa membawa binoculars dan bersiap untuk melihat berbagai jenis burung eksotis yang hidup di sini. Di antaranya adalah bangau, elang, dan burung pemangsa lainnya. Selain itu, Perwira juga dapat menemukan bekantan (monyet dengan hidung besar), spesies endemik Pulau Kalimantan.

 

Belajar tentang konservasi mangrove

 

Ada banyak kegiatan edukasi yang dapat diikuti di Mangrove Center Graha Indah, seperti tur edukasi dan workshop konservasi mangrove. Perwira akan diajak untuk lebih mengenal bagaimana pentingnya pohon mangrove bagi ekosistem pesisir dan bagaimana peran kita dalam menjaga kelestariannya. Perwira juga bisa berpartisipasi dalam program penanaman pohon mangrove untuk berkontribusi langsung terhadap pelestarian alam.

 

Nikmati suasana tenang di gazebo

 

 

Setelah menjelajahi kawasan mangrove, tidak ada salahnya untuk beristirahat di gazebo yang tersedia di sepanjang jalan setapak. Nikmati secangkir kopi sambil duduk santai, memandangi pepohonan hijau yang meneduhkan. Di sini, Perwira bisa melepas penat dan meresapi keindahan alam sekitar.

 

 

 

Hutan Lindung Sungai Wain: Surga Tropis yang Menanti untuk Dijelajahi

 

Terletak sekitar 40 menit dari pusat Kota Balikpapan, Hutan Lindung Sungai Wain adalah kawasan konservasi hutan tropis seluas 10.000 hektar yang menawarkan keindahan alam serta keanekaragaman hayati yang luar biasa. Hutan ini menjadi rumah bagi flora dan fauna yang terancam punah, termasuk orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus), beruang madu (Helarctos malayanus), dan macan dahan (Neofelis diardi).

 

 

Hutan ini juga menawarkan berbagai jalur trekking yang cocok untuk semua kalangan. Bagi pemula atau keluarga, jalur pendek sepanjang 400 meter dengan titian kayu adalah pilihan yang ideal. Jalur ini memberikan pengalaman menjelajahi hutan tanpa kesulitan, sekaligus memberikan pemandangan flora dan fauna di habitat aslinya. Untuk yang mencari petualangan lebih menantang, tersedia jalur sepanjang             3 kilometer hingga jalur intensif 8 kilometer menuju base camp Jamaludin. Dengan elevasi yang umumnya landai, jalur ini cocok untuk semua tingkat pengalaman, baik pendatang baru maupun mereka yang sudah berpengalaman.

 

Untuk memasuki kawasan ini, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang. Meskipun tidak diwajibkan, menggunakan jasa pemandu lokal, sangat disarankan untuk mendapatkan informasi mendalam tentang flora, fauna, dan sejarah kawasan ini. Biaya pemandu bervariasi, jadi sebaiknya menghubungi pengelola hutan untuk informasi terkini. Pemandu akan membantu menjelaskan keunikan ekosistem dan memastikan perjalanan Anda lebih aman dan berkesan.

 

Hutan Lindung Sungai Wain juga memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem Kalimantan, termasuk sebagai penyedia oksigen dan penyerap karbon dioksida. Kawasan ini melindungi sumber mata air utama bagi Balikpapan, memberikan kontribusi vital bagi ketersediaan air bersih untuk masyarakat sekitar. Fakta menarik lainnya, hutan ini adalah lokasi temuan spesies unik Zingiber wainii, jahe liar endemik yang hanya dapat ditemukan di kawasan ini.

 

Waktu terbaik untuk mengunjungi Hutan Lindung Sungai Wain adalah antara April hingga Oktober, saat cuaca cerah dan jalur lebih aman untuk dilalui. Pagi hari adalah saat yang paling disarankan, ketika udara masih segar dan satwa liar lebih aktif.

 

Untuk mencapai hutan ini, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi dengan akses jalan yang mudah. Fasilitas seperti area parkir dan pemandu lokal tersedia untuk mendukung kenyamanan pengunjung. Jangan lupa membawa sepatu trekking yang nyaman dan peralatan yang sesuai untuk menikmati petualangan tanpa hambatan

 

Dengan keindahan, keunikan, dan perannya yang vital, Hutan Lindung Sungai Wain menjadi destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang ingin merasakan petualangan di tengah hutan tropis Kalimantan. Nikmati suasana asri dan temukan pengalaman yang tak terlupakan di salah satu keajaiban alam terbaik Indonesia.

 

 

Aktivitas seru yang bisa Perwira lakukan di Hutan Lindung Sungai Wain:

 

Trekking menyusuri jalur hutan

 

Salah satu aktivitas paling menarik di Hutan Lindung Sungai Wain adalah trekking. Perwira bisa menyusuri berbagai jalur yang ada, dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.

 

Salah satu jalur favorit adalah menuju Canopy Bridge, sebuah jembatan gantung yang berada di ketinggian dan menawarkan pemandangan luar biasa dari atas pohon. Jangan lupa bawa kamera untuk mengabadikan momen indah di sini!

 

Selama perjalanan, Perwira akan bertemu dengan berbagai jenis tumbuhan dan satwa liar. Jika beruntung, Perwira bisa melihat orangutan atau berbagai spesies primata lainnya di habitat alaminya. Trekking di sini adalah pengalaman yang akan memperkaya pengetahuanmu tentang keanekaragaman hayati hutan Kalimantan.

 

Bird watching di tengah hutan

 

Jika Perwira penggemar burung, Hutan Lindung Sungai Wain adalah tempat yang ideal untuk bird watching. Hutan ini menjadi rumah bagi lebih dari 300 spesies burung, termasuk beberapa spesies langka seperti elang ular bido dan rangkong. Bawa binoculars dan siapkan kamera untuk menangkap momen-momen indah saat burung-burung ini terbang rendah atau bertengger di atas pohon.

 

Camping di alam terbuka

 

Untuk pengalaman yang lebih mendalam, Perwira bisa mencoba camping di hutan ini. Dengan peralatan yang disewa di tempat, Perwira bisa menghabiskan malam di tengah hutan, jauh dari kebisingan kota. Suasana malam yang tenang dan suara alam yang menenangkan akan memberikan pengalaman berkemah yang sangat berbeda dari biasanya.

DOWNLOAD